Skip to main content

Posts

Hamka dan Intelektual Organik

Membicarakan Haji Abdul Malik Karim Amrullah (HAMKA) menjadi topik yang menarik. Tidak saja dalam hubungannya dengan dia sebagai seorang ulama. Tetapi luasnya kajian dan aktivitas tokoh Minangkabau ini. Sehingga teramat sulit bagi kita untuk mempersonifikasi dia sebagai sosok tunggal ke-ulamaannya. Jangan-jangan dengan mempersonifikasi pendiri panji masyarakat ini pada satu sosok, maka kapasitasnya yang begitu luas dan dalam bisa tereduksi. Hamka lahir 17 Februari 1908 di Maninjau, Sumatra Barat. Suatu wilayah yang dikenal dengan tradisi Islam yang kuat. Sakin kuatnya tradisi Islam di bumi Andalas itu, maka tidak mengherankan jika dikenal somboyan “Adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (Adat bersendikan syariah, syariah bersendikan kitab suci Al-Qur’an)”. Somboyan tersebut merupakan pepatah ideologis yang menggambarkan bagaimana persentuhan antara kebudayaan Minangkabau yang dipengaruhi oleh Islam. Tumbuh dalam tradisi keagamaan yang kuat, turut membentuk bagaimana watak dan k...

Dinamika Ekonomi Penderes Nira

Suara adzan magrib mengiang-ngiang dikuping terpancar dari ujung menara masjid. Sore itu, tim majelis pemberdayaan masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah yang akan melakukan kunjungan ke Kokap, Kulonprogo, Yogyakarta mulai berkumpul. Setelah sholat magrib, tim yang terdiri atas lima orang itu, semuanya anak-anak Muhammadiyah yang tercecer saya kumpul, dan kami berangkat menuju lokasi dampingan. Menjelang pukul 19.00 Wib, mobil memasuki kawasan hutan lindung yang menjadi penyangga waduk Sermo. Suasana jadi gelap gulita. Tak ada berkas sinar secuil pun, kecuali cahaya lampu kijang merah yang kami tumpangi. Jalanan menanjak dan terkadang curam membuat suasana sedikit hening. Sesekali candaan ringan keluar dari mulutku. Sekedar menghangatkan perjalanan. Sampai di Kokap waktu menunjukkan pukul 20.00 Wib kurang. Karena tempat pertemuan berada di daerah berbukit, salah satu rumah anggota kelompok “Pusaka Mulia” tim kami jalan kaki menuju rumah itu. Tanah yang baru tersiram hujan sedikit becek....

Membangun dan Menggerakkan Komunitas

Pernah dengar gak istilah komunitas? Saya yakin kalian dah pernah dengar kan! Tetapi apa sih komunitas itu? Secara sederhana komunitas bisa disamakan dengan kelompok sosial dari beberapa orang yang umumnya memiliki ketertarikan yang sama. Atau suatu entitas organik dimana individu-individu berperan sebagai kandungannya (ingredients). Saya ingin mengajak teman-teman untuk menggaris bawahi dua istilah dari pengertian diatas yaitu kelompok dan ketertarikan yang sama. Kelompok merupakan kelembagaan yang biasanya bersifat tidak formal. Sedangkan ketertarikan yang sama, menunjukkan kalau komunitas itu haruslah memiliki basic need yang sama atau kebutuhan yang sama. Sarjono Soekanto mengatakan bahwa komunitas itu ada perasaan saling ketergantungan, sepenanggungan dan saling membutuhkan. Mereka menganggap dirinya sebagai ”kami” ketimbang dengan ”saya”. Umpamanya ”tujuan kami”, ”kelompok kami”, atau ”perasaan kami”. Unsur sepenanggungan muncul karena setiap anggota komunitas sadar akan peranann...

Nobel Ekonomi 2009; Kearah Interdisiplineri Studi Ekonomi

Komite nobel (Royal Swedish Academy of Science) beberapa waktu yang lalu mengumumkan pemenang nobel untuk berbagai kategori. Perdamaian misalnya disamatkan kepada presiden Amerika Barrack H. Obama. Walau menuai banyak pertanyaan, tetapi komite komite nobel memiliki reason tersendiri. Tidak kalah dengan perdebatan mengenai pemberian nobel kepada Obama, pemenang nobel ekonomi, Oliver Williamson dari University of California at Berkeley dan Elinor Ostrom dari Indiana University pun banyak dipertanyakan. Apa pasalnya? Suara-suara tersebut mempertanyakan mengenai kontribusi kedua tokoh tersebut dalam bidang ilmu ekonomi. Sebab keduanya tidaklah memiliki fokus pada studi ilmu ekonomi mainstream atau murni yang selama ini menjadi domain kajian ilmu ekonomi. Ostrom malah seorang dengan latar belakang ilmu politik yang memimpin laboratorium kebijakan lingkungan di Universitas Indiana, Amerika. Sedangkan Professor Williams memang memiliki latar belakang studi ekonomi. Williams menyelesaikan...

Ekonomi Kelembagaan; Genre Baru Studi Ekonomi di Indonesia

Pengantar Akhir-akhir ini studi tentang ekonomi kelembagaan begitu memperoleh tempat dikalangan pemikir ekonomi dan sosiologi. Tidak saja di Barat, tetapi kajian yang sama tumbuh di dunia timur, termasuk di Indonesia. Perkembangan studi ekonomi kelembagaan yang demikian dinamis memunculkan pertanyaan-pertanyaan mengenai konsep ekonomi kelembagaan itu sendiri, kenapa banyak diminati akhir-akhir ini? Bagaimana falsafah keilmuannya? Di dunia Barat, sebenarnya kajian kelembagaan bukan sesuatu yang baru. Di masa lampau setelah Adam Smith memahatkan teori ekonominya pada dinding-dinding sel otak setiap manusia, maka sejak itu pula muncul perlawanan atau semacam counter atas gagasan yang disampaikan oleh Smith. Dalam khazanah ilmu ekonomi kelompok penentang itu lazim dikenal dengan ekonomi kelembagaan lama (old institutional economic). Tokoh, Pemikiran, dan Paradigma Ekonomi Kelembagaan Mahzab Ekonomi kelembagaan lama ini menganggap bahwa semua asumsi yang membangun oleh mazhab ekonomi ...

Membuat Proposal Penelitian

Hidup dalam dunia akademik tentu tidak bisa lepas dari penelitian. Penelitian merupakan salah satu prasyarat menyelesaikan studi pada level pendidikan tinggi (diploma, sarjana dan pascasarjana). Salah satu masalah yang sering menghantui mahasiswa ketika memasuki masa-masa akhir penyelesaian studi ialah skripsi atau penelitian. Kenapa demikian? Sebenarnya bukan karena si mahasiswanya oon, tapi karena memang penelitian belum menjadi bagian yang penting. Atau tidak terlalu menarik bagi mahasiswa. Karena itu mahasiswa biasanya tidak concern dengan penelitian yang akan dihadapinya. Akibatnya topik yang diangkat juga tidak menggambarkan keseriusan si mahasiswa. Salah satu soal yang banyak dihadapi oleh mahasiswa pada masa-masa ini ialah, bagaimana menulis proposal penelitian. Paling tidak untuk melengkapi tugas mata kuliah metodologi penelitian yang sudah mulai diajarkan di semester-semester lima. Apa itu proposal penelitian? Ia merupakan suatu usulan atau gambaran secara lengkap mengenai r...

Menolak Mazhab Pasarisme

Depresi besar pada 1930-an merupakan satu peristiwa traumatik yang pernah melanda umat manusia. Kejadian ini sangat mengejutkan banyak orang mengingat pencapaian yang begitu gemilang dalam ekonomi barat. Akibat depresi ini, standar hidup masyarakat mengerdil sampai ketitik nadir. Bank-bank dengan nama besar ambruk di gulung oleh gelombang depresi ekonomi. Pengangguran bergerak kepuncak dan saham dibursa pasar finansial terjung bebas. Eropa dirundung duka dan seluruh dunia diambang tsunami ekonomi. Kini diabad ini dimana ekonomi berada dipuncak geliatnya seakan mengingatkan kita pada peristiwa serupa dimasa lampau. Banyak ahli ekonomi mengatakan bahwa ini hanya guncangan finansial semata. Tapi saya tidak setuju dengan pandangan mayoritas ilmuwan dan pengamat ekonomi itu. Bagi saya, ini krisis kapitalisme dan merupakan bukti kegagalan dari model ekonomi yang ditukangi oleh Adam Smith ini. Kini semua orang tiarap. Pabrik-pabrik gulung tikar. Bank-bank juga gamang dan tersungkur satu p...